Thony Indra Gunawan Intens bersama Proton FC, Ini Targetnya Di Kuningan

Reporter : Bubud Sihabudin

Thony Indra Gunawan (tengah), Intens bersama Proton FC bangkitkan prestasi Futsal Kuningan.

Kuningan – Harapan baru prestasi Kota Kuda di Kompetisi Futsal tanah air kian nampak. Proton Futsal Club, bisa menjadi menjadi cikal bakal  klub futsal profesional asal Kabupaten Kuningan.

Klub ini terus merangkak meningkatkan kasta kompetisi, di Kancah Futsal Nasional.  Karena di bulan depan, Klub berlogo Kuda Kuningan ini akan berlaga di Liga Futsal Nusantara Seri A Jawa Barat 2025. Hal ini diungkap dalam acara buka puasa bersama anak yatim, sekaligus meresmikan Tim yang akan berlaga di ajang tersebut, bertempat di Amanta Resto, Diva Convention Hall Kuningan, Rabu sore (19/03).

Presiden Direktur Proton FC, Thony Indra Gunawan, menegaskan bahwa tim ini siap bersaing di kompetisi tersebut. Berharap Doa dan dukungan dari masyarakat Kuningan.

"Seleksi pemain telah dilakukan sejak Januari, dengan pengumuman hasil pada 8 Maret lalu. Saat ini, tim telah menjalani Training Center di Wisma Permata dan akan melanjutkan latihan di Bandung hingga 27 Maret sebelum bertolak ke Garut pada 21 April untuk persiapan akhir," ungkapnya.

Tak tanggung-tanggung, untuk memperkuat tim, Proton FC mampu menunjuk Tim Pelatih Profesional. Mulai dari  Rio Pangestu yang bersedia menjadi pelatih kepala. Rio baru saja mendapatkan lisensi AFC Level 2, serta didukung oleh tiga direktur teknik: Panca Fauzi, Coach Agus Setiawan, dan Coach Boy (pelatih fisik berpengalaman).

"Kami ingin futsal Kuningan berkembang dengan pendekatan kepelatihan yang lebih modern agar bisa bersaing dengan daerah lain," tambah Thony.

Secara Finansial, Proton FC semakin menguat setelah sukses menggandeng Hisense International sebagai sponsor utama, serta beberapa pihak turut berkontribusi dalam persiapan kompetisi.

Proton lahir  dari sebuah diskusi kepedulian beberapa tokoh muda. Membahas Prestasi Futsal di Kuningan yang masih tertinggal, jika dibanding daerah lain.   Tokoh muda ini antara lain Thony Indra Gunawan, Dani Iskandar (Toleng), Satria Rizky Utama tokoh muda anggota DPRD Kuningan, dan Ageung Sutrisno. Mereka kini memiliki jabatan manajerial dan strategis di Proton FC.

"Proton FC terbentuk dari akuisisi Kuningan Futsal Academy, kami berharap pemerintah daerah bisa memberikan dukungan lebih terhadap perkembangan olahraga, terutama futsal, dengan menciptakan ruang dan program yang bisa menunjang pembinaan atlet muda," ujarnya.

Meskipun Proton FC baru berusia kurang dari satu tahun, klub ini terus berkembang, dengan target menjadi perwakilan Jawa Barat di Liga Futsal Profesional Indonesia.

Selain tim senior, Proton FC juga memiliki akademi futsal dengan lebih dari 300 peserta dari berbagai sekolah di Kuningan,  bibit regenerasi pemain di masa depan.

Senada dengan Direktur, peran  regenerasi Proton Academy sangat dinantikan Satria Rizky Utama, yang kini menjadi Pembina Proton FC. Dia  optimis Academy dapat mencetak pemain-pemain muda berbakat untuk regenerasi di tim senior.

"Usia pemain di Liga Nusantara saat ini rata-rata 21 tahun. Dengan porsi pemain 40 persen  berasal dari Kuningan dan 60 persen dari luar daerah,  regenerasi mutlak dilakukan," ujar Satria.

Sementara itu, Manajer Tim Proton FC, Dani Iskandar atau yang akrab disapa Dani Toleng, menjelaskan, kehadiran pemain dari luar Kuningan bertujuan untuk mempercepat perkembangan tim, mentransformasikan keilmuan futsal bagi pemain lokal.

"Kami optimis, kehadiran tiga direktur teknik, yaitu untuk pelatih strategi, penjaga gawang, dan pelatih fisik,  bisa berbagi ilmu dengan pelatih lokal, serta kehadiran pemain luar, untuk memotivasi pemain lokal," ungkap Dani.

Dari pengamatannya, Kuningan memiliki  potensi atlet futsal berbakat. Mereka adalah para siswa yang tersebar di sejumlah sekolah SMA sederajat. Pemain muda ini bisa dipersiapkan Proton untuk  Kuningan Futsal League (KFL), bahkan untuk Babak Kualifikasi (BK) Porda tahun depan.

Keseriusan manajemen Proton FC dalam membangun tim juga diakui oleh Agus Setiawan, pelatih kiper. Dia menilai, manajemen sangat fokus dalam menghadirkan pelatih dan pemain yang siap bersaing di Liga Nusantara.

"Kami berharap semua persiapan yang dilakukan bisa membuahkan hasil terbaik. Target kami adalah membawa Proton FC menjadi perwakilan Jawa Barat di Liga Pro Indonesia," ujar Agus. (Bubud Sihabudin)

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak