Kejar Kuningan Melesat, Bupati Bangun Iklim Investasi, Sudah Temui 8 Kementerian

Reporter : Bubud Sihabudin

Kejar Kuningan Melesat, Bupati Bangun Iklim Investasi, Sudah Temui 8 Kementerian

"Ribuan Angkatan Kerja Baru Menunggu Lowongan Pekerjaan. Media bisa ambil peran membantu Kuningan"

Kuningan – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar (DRY), menyoroti pentingnya investasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan penyediaan lapangan kerja. Bahkan usaha menemui Pemerintah Pusat atau yang kini ngetrend  diistilahkan 'Ngamen' telah dilakukan DRY di 8 Kementerian.

Hal ini diungkapkannya  disela sambutan, acara pertemuan dengan awak media di Pendopo Kuningan, Kamis (27/3), ia mengungkapkan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dalam menarik investor serta mengajak media untuk berperan aktif dalam menciptakan narasi yang kondusif bagi dunia usaha, dan kembali menegaskan pihaknya tidak anti kritik.

Bupati Dian mengingatkan,  kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saat ini masih belum sehat, sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk investor. Namun, ia menyayangkan ada sejumlah pemberitaan yang dinilai kurang berimbang dan berpotensi menghambat masuknya investasi ke Kuningan.

"Mendatangkan investor itu luar biasa sulit, tetapi jika narasi yang muncul selalu negatif dan cenderung memojokkan, investor bisa hengkang. Lalu siapa yang akan bertanggung jawab terhadap ribuan tenaga kerja yang menggantungkan hidup dari investasi tersebut?" ujar Bupati Dian.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya untuk menarik investasi, termasuk menjalin komunikasi langsung dengan delapan kementerian di tingkat pusat. Menurutnya, sinergi yang baik antara pemerintah, media, dan masyarakat sangat penting agar iklim investasi di Kuningan tetap kondusif.

Bupati Dian juga mengajak insan pers untuk menyajikan pemberitaan yang konstruktif, tetap kritis tetapi juga memberikan solusi. Ia berharap media tidak hanya berfokus pada kritik, tetapi juga ikut berkontribusi dalam membangun optimisme di tengah masyarakat.

"Mari bersama-sama membangun Kuningan dengan pemberitaan yang menyejukkan dan mencerdaskan. Saya tidak anti-kritik, tetapi kritik yang membangun tentu lebih bermanfaat bagi daerah kita," tuturnya.

Dengan adanya keterbatasan anggaran, Bupati Dian juga menegaskan komitmennya dalam melakukan efisiensi belanja daerah, termasuk memangkas anggaran perjalanan dinas dan operasional pemerintahan. Ia berharap langkah-langkah tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Kuningan.

Di akhir pertemuan, ia kembali menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan media sangat diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. "Tanpa dukungan media, membangun Kuningan akan sulit. Mari kita bersama-sama menciptakan iklim yang kondusif agar Kuningan bisa terus melesat," pungkasnya. (Bubud Sihabudin)

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak