Hari kedua pencarian anak hilang di Sadamantra, sisir sungai hingga 6 kilometer

Reporter : Bubud Sihabudin
Penyisiran sungai hingga 6 kilometer. Hari kedua pencarian anak hilang di Sadamantra.

Kuningan – Tim gabungan melanjutkan pencarian anak hilang di Sungai Cikadongdong Sadamantra pada Minggu (16/03), atau memasuki hari kedua. Penyisiran.

Kepala BPBD Kuningan Indra Bayu Permana menerangkan,  Tim mulai bergerak sejak pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB.  Menyisir aliran sungai dari titik awal korban tenggelam, anak Sungai Cikadongdong, disekitar pesawahan, belakang pasar Sadamantra,  hingga ke wilayah Desa Timbang, Kecamatan Cigandamekar, atau mencapai 6 kilometer ke arah hilir.

"Tim yang dilibatkan hari ini,  terdiri dari aparat desa, TNI, Polri, BPBD, Damkar, AKAR, relawan, serta keluarga korban." terang Kalak. 

Kronologi  kejadian hilangnya seorang anak usia 10 tahun ini  berawal pada Sabtu, 15 Maret 2025, pukul 12.30 WIB. Korban bersama lima temannya baru saja menerbangkan burung merpati. Saat melintasi sungai, hujan turun dan korban diduga tergelincir hingga jatuh ke sungai dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. Teman-temannya menyaksikan korban langsung tenggelam, sehingga kesulitan melakukan pertolongan.

Warga melaporkan ini  kepada aparat desa, kemudian laporan segera diteruskan  ke pihak Kecamatan Jalaksana, TNI, Polri, BPBD Kuningan, serta Damkar. Tim gabungan yang dibantu relawan dan masyarakat setempat langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian di area sungai.

"Pencarian pada hari pertama berlangsung sejak pukul 12.30 WIB hingga 18.00 WIB, namun korban belum ditemukan. Upaya pencarian kemudian dilanjutkan pada Minggu pagi hingga pukul 17.00 WIB. hingga ke wilayah Desa Timbang, Kecamatan Cigandamekar." ungkapnya.

Indra Bayu Permana menyatakan, pencarian dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk relawan dan keluarga korban. Bahkan, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar beserta jajaran Forkopimda juga meninjau langsung lokasi kejadian dan memberikan santunan kepada keluarga korban.

Hingga Minggu sore hari, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Tim gabungan memutuskan untuk melanjutkan pencarian pada hari ketiga, besok Senin, 17 Maret 2025, mulai pukul 08.00 WIB.

"Hari ini sempat terjadi hujan dengan intensitas sedang. Adapun ciri-ciri korban,  saat hilang mengenakan kaos hitam dan celana hitam." pungkas pria yang akrab disapa Pak Ibe. (Update Pusdalops BPBD Kuningan)

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak