Gelar aksi di Jakarta! CASN-Calon PPPK dan Ketua DPRD Kuningan tolak penundaan pengangkatan

Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy. Kawal aspirasi masyarakat hingga ke Jakarta.

Reporter : Bubud Sihabudin

Kuningan - Aksi protes penundaan pengangkatan Peserta yang dinyatakan lulus dalam seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kuningan berlanjut ke Jakarta, Selasa (18/03). Aksi ini mendapat dukungan dari Ketua DPRD Nuzul Rachdy,  mewujudkan janjinya untuk mengawal langsung aspirasi peserta asal Kuningan, pasca audiensi di gedung wakil rakyat senin kemarin.

Sejumlah perwakilan massa bersama Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, langsung bertolak ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi mereka ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) pada Selasa pagi.

Aksi dipicu oleh kebijakan  setelah diumumkan surat edaran KemenPAN-RB ke seluruh daerah, hingga menuai kekecewaan  para peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi tahun ini. 

Di Jakarta, peserta aksi membentangkan spanduk, poster, dan berorasi di depan kantor KemenPAN-RB. Aksi ini membuahkan hasil, sebanyak 20 perwakilan massa diberi kesempatan bertemu dengan pihak kementerian. Hasil pertemuan cukup menggembirakan, karena KemenPAN-RB menyatakan bahwa keputusan akhir tetap diserahkan kepada masing-masing daerah. 

Artinya, jika Pemkab Kuningan siap melaksanakan pengangkatan CASN dan PPPK tahun ini, tidak ada aturan yang melarangnya.

Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdy, dalam orasinya menyatakan bahwa dirinya ikut mengawal aspirasi ke Jakarta, karena prihatin terhadap nasib tenaga honorer dan tenaga harian lepas (THL) di Kuningan. Banyak di antara mereka telah mengabdi belasan hingga puluhan tahun dengan upah minim. Sebagai wakil rakyat, ia merasa bertanggung jawab untuk memperjuangkan hak-hak mereka hingga tuntas.

"Saya tahu, bagaimana kondisi teman teman yang selama ini mengabdi untuk Kabupaten Kuningan. Saya bersedia mengawal penyampaian aspirasi ini sampai Jakarta. Sangat memprihatinkan, ada yang 10 tahun jadi Honorer, ada juga yang 20 tahun. Saya sangat berterimakasih telah dipilih oleh masyarakat kuningan, hingga menjadi Ketua DPRD 2 Periode, dan disini kita berjuang bersama," jelas Nuzul Rachdy.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan. Setelah menyampaikan aspirasi, rombongan peserta aksi kembali ke Kuningan pada siang hari dengan harapan besar agar keputusan final segera berpihak kepada mereka. (Bubud Sihabudin)


Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak